[Obrolan IMABA] Refleksi Kebangkitan Nasional

Menyambut Momentum hari Kebangkitan Nasional "Obrolan Imaba" #2 mengambil Tema tentang Refleksi Kebangkitan Nasional Sebenarnya apa yang terjadi di indonesia dan perbedaan apa antara kebangkitan nasional kini dan dahulu . diskusi kali ini menghadirkam pembicara Isna dia adalah seorang aktivis LSM IDEA .

Seharusnya peringatan hari kebangkitan nasional tidak hanya untuk ritual tahunan saja yang di isi dengan kegiatan -kegiatan ceremonial akan tetapi seharusnya dapat di isi dengan kegiatan yang dapat menanamkan nilai-nilai dan spirit kebangkitan nasional itu sendiri


perbedaan kebangkitan nasional kini dan dahulu adalah mulainya pergeseran perjuangan semangat mahasiswa yang kurang dan munculnya budaya hedonisme. kini budaya dari negri sendiri mulai terkikis karena munculnya budaya luar yang tak terfilterisasi sehingga masyarakat cenderung mengikuti trend budaya luar sedangkan budaya sendiri terlupakan. memang pertukaran budaya itu bersifat baik akan tetapi   harus sesuai dengan nilai - nilai pancasila dan selain menerima budaya asing kita mampu menjaga budaya sendiri agar tidak kehilangan jati diri. ‎"Kebangkitan Sejati adalah Bangkit untuk Menjadi Diri Sendiri" tegas Fafa Mustofa ketua Imaba dalam diskusi.


Negri kita tercinta belum mempunyai kebanggan di segala sektor contohnya saja pada sektor ekonomi dan pendidikan. "bangsa yang bermartabat adalah bangsa yang berdaulat dalam segi ekonomi" kini di negri ini sektor ekonomi di kuasai oleh pihak asing, begitu juga dengan sumber alam indonesia , kita seharusnya mampu mengolah alam sendiri dan menggunakan produk dalam negri agar sektor ekonomi dapat sejahtera

dalam sektor pendidikan kita masih kalah oleh negri lain, biaya APBN sebesar 20% yang dianggap cukup besar masih belum menuntaskan masalah yang sejak dahulu masih sama persoalanya yaitu masih banyaknya anak-anak yang tidak merasakan bangku sekolah dan masih mahalnya biaya sekolah dengan kucuran APBN sebebesar itu seharusnya sudah dapat mengatasi masalah tersebut , tapi apa yang sebenarnya terjadi?

Kita sebagai penerus bangsa harus bahu-membahu meneruskan perjuangan para pahlawan terdahulu untuk membangun bangsa yang kokoh dan kuat sehinnga tercapai cita-cita bangsa , tegakkan pancasila dan Bhineka tunggal ika


"lakukan apa yang harus dilakukan , lanjutkanlah budaya yang seperti sekarang dan buatlah perubahan mulai dari hal yang kecil , jadikanlah ini sebagai slogan untuk perubahan yang baik" 
-isna-


@Ikatan Mahasiswa Bantul 2018 | Template By Oddthemes